Bacaan
TopikBukti Tauhid (Ayat 25-32)
وَلَوْ أَنَّمَا فِي الْأَرْضِ مِنْ شَجَرَةٍ أَقْلَامٌ وَالْبَحْرُ يَمُدُّهُ مِنْ بَعْدِهِ سَبْعَةُ أَبْحُرٍ مَا نَفِدَتْ كَلِمَاتُ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
(31:27) Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan lautan (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh lautan (lagi) setelah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat-kalimat Allah.651 Sesungguhnya Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
Catatan Depag
*651) Ilmu-Nya dan hikmah-Nya, artinya semua itu tidak cukup untuk menuliskan kalimat Allah.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun sebagai bantahan kepada para pendeta Yahudi. Mereka memprotes pernyataan dalam Al-Qur'an bahwa manusia hanya diberi "sedikit ilmu", padahal mereka merasa telah diberi kitab Taurat yang berisi banyak kebaikan. Allah kemudian menegaskan betapa tak terbatasnya ilmu Allah dibandingkan dengan ilmu manusia.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

