Qurai

Luqman (Luqman) Ayat 6

Bacaan

TopikPeringatan terhadap Hiburan yang Menyesatkan (Ayat 6-7)

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا ۚ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

(31:6) Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan percakapan kosong untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa ilmu dan menjadikannya olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun tentang Al-Nadr bin Al-Harith yang pergi ke Persia untuk membeli kisah-kisah raja terdahulu (seperti Rustum dan Isfindiyar) lalu membacakannya kepada kaum Quraisy untuk mengalihkan dan menjauhkan mereka dari mendengarkan Al-Qur'an. Ayat ini juga berkenaan dengan larangan membeli dan mempekerjakan budak-budak wanita sebagai penyanyi.

Kritik

Bacaan mushaf menulis li-yudilla, supaya ia menyesatkan orang lain, sedangkan sebagian pembaca awal membacanya li-yadilla, supaya ia sendiri tersesat. Selisihnya cuma pada baris yang dulu tidak ditulis, dan artinya berpindah dari penyesat jadi orang yang tersesat.

Moral

Ayat 6 mengancam azab yang menghinakan bagi orang yang memakai lahwal hadits, percakapan yang melalaikan, untuk menyesatkan orang dari jalan Allah. Ibnu Mas'ud dilaporkan menafsirkan kata itu sebagai nyanyian, dan dari satu tafsir sahabat itulah lahir larangan musik yang masih dipakai melarang orang bermain alat musik.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria