Bacaan
TopikKeterbatasan Dakwah (Ayat 52-53)
فَإِنَّكَ لَا تُسْمِعُ الْمَوْتَىٰ وَلَا تُسْمِعُ الصُّمَّ الدُّعَاءَ إِذَا وَلَّوْا مُدْبِرِينَ
Maka sungguh, engkau tidak akan sanggup menjadikan orang-orang yang mati itu dapat mendengar, dan menjadikan orang-orang yang tuli dapat mendengar seruan, apabila mereka berpaling ke belakang.645)
Catatan Depag
*645) Orang kafir itu disamakan Allah dengan orang mati yang tidak mungkin lagi mendengarkan pelajaran-pelajaran. Begitu juga disamakan orang kafir itu dengan orang tuli yang tidak bisa mendengar panggilan sama sekali apabila mereka membelakangi kita.
Logical Fallacy
Dehumanization & Ad hominem - Melecehkan kapasitas kognitif pihak oposisi dengan menyamakan mereka layaknya benda mati, orang "tuli", dan orang "buta mata hatinya", murni sebagai ejekan penutup ruang diskusi bagi mereka yang menolak tunduk.
Moral Concern
(30:52-53): Mendehumanisasi orang-orang yang tidak mau mengikuti ajaran dengan menyamakan mereka sebagai wujud yang "mati", "tuli", dan "buta", menutup ruang dialog yang setara.

