Bacaan
TopikTanda-tanda Lebih Lanjut tentang Kekuasaan Allah (Ayat 46-51)
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ يُرْسِلَ الرِّيَاحَ مُبَشِّرَاتٍ وَلِيُذِيقَكُمْ مِنْ رَحْمَتِهِ وَلِتَجْرِيَ الْفُلْكُ بِأَمْرِهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira643) dan agar kamu merasakan sebagian dari rahmat-Nya dan agar kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan (juga) agar kamu dapat mencari sebagian dari karunia-Nya, dan agar kamu bersyukur.
Catatan Depag
*643) “Pembawa berita gembira” maksudnya: Awan tebal yang ditiup angin lalu menurunkan hujan. Karenanya dapat dirasakan rahmat Allah dengan tumbuhnya biji-bijian yang telah disemaikan dan menghijaunya tanaman-tanaman serta berbuahnya tumbuh-tumbuhan dan sebagainya.
Scientific Error
Mekanisme angin dijelaskan sebagai akibat perbedaan tekanan atmosfer dan rotasi bumi (efek Coriolis)—bukan dikirim langsung oleh Allah sebagai 'basyiran' (kabar gembira).
Contradiction
Inkonsistensi: S30:46 menyebut angin dikirim sebagai rahmat, namun S51:41-42 menyebut angin dijadikan azab pemusnah kaum 'Ad—angin tidak bisa secara konsisten didefinisikan sebagai rahmat sekaligus azab tanpa penjelasan mekanisme pemilihan.

