Bacaan
TopikPerumpamaan dan Ajaran Utama (Ayat 28-32)
فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚ فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا ۚ لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu.639) Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,
Catatan Depag
*639) Fitrah Allah maksudnya ciptaan Allah. Manusia diciptakan Allah mempunyai naluri beragama yaitu agama tauhid. Kalau ada manusia tidak beragama tauhid, maka hal itu tidaklah wajar.
Logical Fallacy
Bare assertion (Ipse dixit) - Mendeklarasikan secara dogmatis bahwa penganutan terhadap suatu agama tertentu adalah bawaan "fitrah" asli manusia yang tak bisa diubah, menolak fakta antropologis akan keberagaman insting spiritual manusia di seluruh dunia.
Contradiction
Kontradiksi internal: S30:30 menyatakan fitrah manusia adalah Islam, namun S7:172 menyebut semua jiwa sudah bersaksi kepada Allah sebelum lahir—jika kesaksian itu sudah ada, mengapa masih banyak yang kafir dan perlu diingatkan fitrahnya?

