Ali 'Imran (Keluarga Imran) Ayat 44

Bacaan

TopikKabar Kelahiran Isa al-Masih dan Misi Kenabiannya

ذَٰلِكَ مِنْ أَنْبَاءِ الْغَيْبِ نُوحِيهِ إِلَيْكَ ۚ وَمَا كُنْتَ لَدَيْهِمْ إِذْ يُلْقُونَ أَقْلَامَهُمْ أَيُّهُمْ يَكْفُلُ مَرْيَمَ وَمَا كُنْتَ لَدَيْهِمْ إِذْ يَخْتَصِمُونَ

(3:44) Itulah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), padahal engkau tidak bersama mereka ketika mereka melemparkan pena119) mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan engkau pun tidak bersama mereka ketika mereka bertengkar.

Catatan Depag

119) Ada sebagian mufasir yang mengartikan anak panah. Artinya undian itu dilakukan dengan melempar anak panah.

Cacat Logika

Ketidakhadiran dibaca sebagai bukti. Ditegaskan bahwa Muhammad tidak hadir ketika mereka mengundi siapa yang memelihara Maryam. Seseorang bisa menceritakan peristiwa yang tidak disaksikannya lewat banyak jalur, dan kemungkinan itu tidak dipertimbangkan.

Moral

(3:44): Kisah diundi untuk merawat Maryam — sistem undian untuk tanggung jawab perawatan perempuan mencerminkan objektifikasi.

Sains

Ayat 44 menyatakan Muhammad menerima berita gaib tentang undian pengasuhan Maryam melalui wahyu. Ini mengklaim akses supranatural ke peristiwa historis masa lalu — sebuah klaim epistemologis yang tidak dapat diverifikasi secara ilmiah dan bertentangan dengan prinsip bahwa pengetahuan tentang masa lalu diperoleh melalui metode historis-arkeologis.