Ali 'Imran (Keluarga Imran) Ayat 42

Bacaan

TopikKabar Kelahiran Isa al-Masih dan Misi Kenabiannya

وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ

(3:42) Dan (ingatlah) ketika para malaikat berkata, "Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas segala wanita di seluruh alam (pada masa itu).

Kritik

(3:42) Kesalahan sejarah alkitabiah yang fatal; Maria (Maryam) ibu Yesus secara ceroboh disamakan dengan Miryam, saudari Harun dan Musa yang merupakan anak Amram (Imran), sebuah kekeliruan rentang waktu seribu tahun. (The Origins of the Koran,,)

Moral

(3:42-51): Intoleransi teologis — Menolak doktrin inti komunitas Kristen (keilahian Yesus) menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap identitas spiritual komunitas lain. Dalam masyarakat plural, doktrin agama lain harus dihormati sebagai bagian dari keragaman manusia.

Kontradiksi

Ayat 42 menyatakan para malaikat berkata kepada Maryam bahwa dia 'dipilih dan disucikan' dan 'dipilih di atas seluruh perempuan alam'. Namun tidak ada tradisi Islam yang menetapkan Maryam sebagai nabi. Q4:171 menyebut Maryam hanya sebagai 'perempuan yang benar' (shiddiqah). Kontradiksi: jika Maryam 'dipilih di atas seluruh perempuan alam' dan menerima pesan langsung dari malaikat, apakah dia nabi? Al-Quran tidak konsisten tentang status kenabiannya.