Ali 'Imran (Keluarga Imran) Ayat 40

Bacaan

TopikKisah Keluarga Imran: Maryam, Zakaria, dan Yahya

قَالَ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي غُلَامٌ وَقَدْ بَلَغَنِيَ الْكِبَرُ وَامْرَأَتِي عَاقِرٌ ۖ قَالَ كَذَٰلِكَ اللَّهُ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ

(3:40) Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak, sedang aku sudah sangat tua dan istriku pun mandul?" Dia (Allah) berfirman, "Demikianlah, Allah berbuat apa yang Dia kehendaki."

Kritik

(3:40) Kesalahan sejarah alkitabiah yang fatal; Maria (Maryam) ibu Yesus secara ceroboh disamakan dengan Miryam, saudari Harun dan Musa yang merupakan anak Amram (Imran), sebuah kekeliruan rentang waktu seribu tahun. (The Origins of the Koran,,)

Moral

(3:40): Zakariya mendapat anak meski istrinya mandul dan dia sudah tua — klaim biologi mukjizat yang menafikan realitas reproduksi manusia.

Sains

Ayat 40 menceritakan Zakaria diberi anak (Yahya) meski istri mandul dan dirinya sudah sangat tua. Kehamilan pada wanita pascamenopause dan pria usia sangat lanjut bertentangan dengan biologi reproduksi: produksi sel telur berhenti pada menopause dan kualitas sperma menurun drastis pada usia tua. Tidak ada mekanisme biologis yang memungkinkan kehamilan dalam kondisi ini tanpa intervensi medis modern.

Kontradiksi

(3:40): Yahya lahir dari orang tua mandul dan tua — bertentangan dengan hukum biologi reproduksi; mirip dengan klaim tentang Ishak (S51:29-30) namun detail berbeda.