Qurai

Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 26

Bacaan

TopikKabar Surga, Perumpamaan, dan Penciptaan Alam (25-29)

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ ۖ وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلًا ۘ يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا ۚ وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلَّا الْفَاسِقِينَ

(2:26) Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan. Tetapi mereka yang kafir berkata, "Apa maksud Allah dengan perumpamaan ini?" Dengan (perumpamaan) itu banyak orang yang disesatkan-Nya,13 dan dengan itu banyak (pula) orang yang diberi-Nya petunjuk. Tetapi tidak ada yang Dia sesatkan dengan (perumpamaan) itu selain orang-orang fasik,14

Catatan Depag

13) Orang itu sesat karena keingkarannya dan tidak mau memahami petunjuk-petunjuk Allah. Dalam ayat ini, karena mereka itu ingkar, dan tidak mau memahami apa sebabnya Allah menjadikan nyamuk sebagai perumpamaan, maka mereka itu menjadi sesat. 14) Orang fasik ialah orang yang melanggar ketentuan-ketentuan agama, baik berupa ucapan maupun perbuatan.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun untuk menanggapi ejekan orang-orang munafik dan Yahudi yang menertawakan firman Allah karena menggunakan perumpamaan hewan kecil seperti lalat, nyamuk, dan laba-laba.

Cacat Logika

Menutup keberatan sebelum diajukan (poisoning the well). Pertanyaan tentang maksud perumpamaan nyamuk sudah lebih dulu dilekatkan pada orang kafir dan fasik. Siapa pun yang kemudian menanyakan hal yang sama sudah membawa label sebelum keberatannya didengar.

Moral

Ayat ini menyebut terang-terangan bahwa dengan perumpamaan itu banyak orang disesatkan-Nya. Pihak yang menyesatkan dan pihak yang menghukum akibat kesesatan itu sama, dan yang menanggung tetap orangnya.

Kontradiksi

Kontra 39:27. Ayat itu menyebut segala macam perumpamaan dibuat supaya manusia mengambil pelajaran, sedangkan di sini perumpamaan yang sama disebut menyesatkan banyak orang. Satu alat tidak bisa sekaligus dirancang untuk menerangkan dan untuk menyesatkan.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria