Ali 'Imran (Keluarga Imran) Ayat 32

Bacaan

TopikKekuasaan Allah dan Larangan Bersekutu dengan Non-Muslim

قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ ۖ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ

(3:32) Katakanlah (Muhammad), "Taatilah Allah dan Rasul. Jika kamu berpaling, ketahuilah bahwa Allah tidak menyukai orang-orang kafir."

Kritik

(3:32) Kesalahan sejarah alkitabiah yang fatal; Maria (Maryam) ibu Yesus secara ceroboh disamakan dengan Miryam, saudari Harun dan Musa yang merupakan anak Amram (Imran), sebuah kekeliruan rentang waktu seribu tahun. (The Origins of the Koran,,)

Cacat Logika

Ancaman sebagai pengganti bukti (argumentum ad baculum). Perintah taat kepada Allah dan Rasul ditutup dengan pernyataan bahwa Allah tidak menyukai orang kafir. Berpaling langsung disamakan dengan kekafiran, tanpa jarak bagi keberatan yang belum terjawab.

Moral

(3:32): Tuhan secara eksplisit memproklamirkan bahwa Ia "tidak menyukai orang-orang kafir". Hal ini membatalkan konsep kasih sayang ilahi yang universal dan meletakkan fondasi diskriminasi berbasis kebencian spiritual.