Bacaan
TopikGambaran Hari Kiamat (Ayat 83-93)
وَيَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَفَزِعَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَنْ شَاءَ اللَّهُ ۚ وَكُلٌّ أَتَوْهُ دَاخِرِينَ
(27:87) Dan (ingatlah) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, maka terkejutlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.
Scientific Error
Kosmologi Kuno — Sangkakala Hari Kiamat: 'Dan pada hari sangkakala ditiup, maka terkejutlah segala yang ada di langit dan di bumi' — menegaskan sangkakala sebagai mekanisme fisik kebangkitan; konsep ini tidak memiliki basis saintifik.
Contradiction
Kontra S39:68: sangkakala ditiup dua kali — sekali semua pingsan, sekali semua bangkit; S27:87 menyebut 'pada hari sangkakala ditiup, terkejutlah semua yang di langit dan bumi kecuali yang dikehendaki Allah.' Inkonsistensi: siapa yang 'dikecualikan' dari kematian/keterkejutan saat sangkakala pertama ditiup? Malaikat? Para nabi? Tidak konsisten antar surah.

