Bacaan
TopikKekuasaan Allah dan Larangan Bersekutu dengan Non-Muslim
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
(3:31) Katakanlah (Muhammad), "Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun untuk menanggapi klaim berbagai kelompok yang merasa paling mencintai Allah, baik dari kaum musyrik Quraisy yang menyembah berhala dengan dalih mendekatkan diri kepada-Nya, kaum Yahudi yang merasa sebagai "kekasih Allah", maupun kaum Nasrani Najran yang mengagungkan Isa atas dasar cinta kepada Allah.
Cacat Logika
Bukti cinta yang ditentukan sepihak. Kecintaan kepada Allah dinyatakan hanya terbukti lewat mengikuti Muhammad. Ukuran itu ditetapkan oleh pihak yang harus diikuti, sehingga tidak ada cara mencintai Allah yang bisa dinilai di luarnya.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

