Bacaan
TopikKisah Nabi Luth dan Kaumnya (Ayat 54-58)
فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَنْ قَالُوا أَخْرِجُوا آلَ لُوطٍ مِنْ قَرْيَتِكُمْ ۖ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ
Jawaban kaumnya tidak lain hanya dengan mengatakan, "Usirlah Luṭ dan keluarganya dari negerimu; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang (menganggap dirinya) suci."
Logical Fallacy
Ad hominem & Appeal to force - Kaum Lut merespons sanggahan etis nabi mereka dengan melabeli Lut melalui ejekan perendahan (orang-orang yang sok "suci") dan langsung menggunakan paksaan represi fisik, yakni pengusiran.
Moral Concern
(27:56-58): Menghukum istri Luth dengan membinasakannya bersama kaum homoseksual, lalu menghujani kaum tersebut dengan batu. Ini adalah bentuk hukuman mati kolektif yang kejam dan legitimasi atas pembunuhan massal terhadap kelompok dengan orientasi seksual berbeda, di mana seseorang (sang istri) ikut dibunuh murni karena dianggap berada di kubu yang salah.

