Bacaan
TopikKisah Nabi Saleh dan Kaum Tsamud (Ayat 45-53)
قَالُوا اطَّيَّرْنَا بِكَ وَبِمَنْ مَعَكَ ۚ قَالَ طَائِرُكُمْ عِنْدَ اللَّهِ ۖ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ تُفْتَنُونَ
Mereka menjawab, "Kami mendapat nasib yang malang disebabkan oleh kamu dan orang-orang yang bersamamu." Dia (Saleh) berkata, "Nasibmu ada pada Allah (bukan kami yang menjadi sebab), tetapi kamu adalah kaum yang sedang diuji."
Logical Fallacy
Ad hominem (Circumstantial) - Kaum Samud menolak argumentasi nabi Saleh dengan menyalahkan sosok Saleh secara irasional sebagai pembawa "nasib malang", sama sekali menghindari perdebatan substansi ajarannya.

