An-Naml (Semut) Ayat 47

Bacaan

TopikKisah Nabi Saleh dan Kaum Tsamud (Ayat 45-53)

قَالُوا اطَّيَّرْنَا بِكَ وَبِمَنْ مَعَكَ ۚ قَالَ طَائِرُكُمْ عِنْدَ اللَّهِ ۖ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ تُفْتَنُونَ

(27:47) Mereka menjawab, "Kami mendapat nasib yang malang disebabkan oleh kamu dan orang-orang yang bersamamu." Dia (Saleh) berkata, "Nasibmu ada pada Allah (bukan kami yang menjadi sebab), tetapi kamu adalah kaum yang sedang diuji."

Cacat Logika

Ad hominem (Circumstantial) - Kaum Samud menolak argumentasi nabi Saleh dengan menyalahkan sosok Saleh secara irasional sebagai pembawa "nasib malang", sama sekali menghindari perdebatan substansi ajarannya.