Ali 'Imran (Keluarga Imran) Ayat 27

Bacaan

TopikKekuasaan Allah dan Larangan Bersekutu dengan Non-Muslim

تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ ۖ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ ۖ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

(3:27) Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Dan Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup.117) Dan Engkau berikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan."

Catatan Depag

117) Sebagian mufasir memberi misal untuk ayat ini dengan mengeluarkan anak ayam dari telur, dan telur dari ayam.

Cacat Logika

Kesimpulan yang tidak menyusul dari premisnya (non sequitur). Pergantian malam dan siang serta keluarnya yang hidup dari yang mati dijadikan tanda kuasa. Peristiwa berulang yang bisa diamati siapa pun tidak menunjuk pada satu penjelasan tertentu.

Sains

Kosmologi Keliru — Siang-Malam sebagai Entitas yang Bergerak: 'Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam' — menggambarkan siang dan malam sebagai entitas fisik yang saling masuk; secara ilmiah pergantian siang-malam adalah akibat rotasi bumi, bukan perpindahan entitas.

Kontradiksi

(3:27): 'Engkau masukkan malam ke dalam siang' — bertentangan dengan model kosmologis Al-Quran sendiri di tempat lain tentang matahari yang bergerak ke 'mustaqarr'-nya (S36:38).