Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk menanggapi ejekan kaum munafik dan Yahudi ketika Nabi Muhammad SAW menjanjikan bahwa umatnya kelak akan menaklukkan kerajaan Persia dan Romawi. Riwayat lain menyebutkan ini terkait mukjizat kilatan cahaya dari batu saat menggali Parit (Khandaq), di mana Nabi melihat istana-istana musuh yang kelak akan ditaklukkan.
TopikKekuasaan Allah dan Larangan Bersekutu dengan Non-Muslim
قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Katakanlah (Muhammad), "Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kapada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mu lah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.

