Bacaan
TopikTuduhan kepada Ahli Kitab: Manipulasi Kitab dan Impunitas
فَكَيْفَ إِذَا جَمَعْنَاهُمْ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ وَوُفِّيَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Bagaimana jika (nanti) mereka Kami kumpulkan pada hari (Kiamat) yang tidak diragukan kejadiannya dan kepada setiap jiwa diberi balasan yang sempurna sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya dan mereka tidak dizalimi (dirugikan)?
Kritik
(3:21-25): Conspiracy theory teologis — Menuduh Ahli Kitab 'memalsu kitab' (3:23) dan 'memakan suap' (3:21) adalah conspiracy theory yang mengabaikan kemungkinan bahwa penolakan mereka berdasarkan evaluasi kritis yang valid. Tidak ada bukti arkeologis yang mendukung klaim pemalsuan besar-besaran.
Logical Fallacy
Argumentum ad baculum — 'bagaimana jika mereka dikumpulkan pada hari yang tidak diragukan' sebagai ancaman eskatologis.

