Bacaan
TopikKisah Nabi Daud dan Sulaiman (Ayat 15-44)
حَتَّىٰ إِذَا أَتَوْا عَلَىٰ وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, "Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari."
Scientific Error
Zoologi Mitos: Semut berbicara dan mengenali Sulaiman serta pasukannya — semut berkomunikasi melalui feromon (sinyal kimia), bukan bahasa verbal; otak semut terlalu sederhana untuk mengidentifikasi individu manusia tertentu.

