Bacaan
TopikKisah Nabi Daud dan Sulaiman (Ayat 15-44)
حَتَّىٰ إِذَا أَتَوْا عَلَىٰ وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
(27:18) Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, "Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari."
Scientific Error
Zoologi Mitos: Semut berbicara dan mengenali Sulaiman serta pasukannya — semut berkomunikasi melalui feromon (sinyal kimia), bukan bahasa verbal; otak semut terlalu sederhana untuk mengidentifikasi individu manusia tertentu.

