Bacaan
TopikAncaman bagi Orang Kafir dan Klaim Keunggulan Islam
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ
Dijadikan tampak indah dalam pandangan manusia cinta terhadap nafsu, berupa wanita-wanita, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak114) dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik.
Catatan Depag
114) Hewan-hewan yang termasuk jenis unta, sapi, kambing, dan biri-biri.
Logical Fallacy
Appeal to desire — 'dijadikan indah bagi manusia kecintaan terhadap syahwat' sebagai kritik duniawi yang mengandaikan asketisme religius sebagai standar moral.
Moral Concern
(3:14-15): Mengobjektifikasi perempuan ("wanita-wanita") dengan menyejajarkan mereka bersama harta benda, kuda, dan hewan ternak sebagai komoditas nafsu duniawi. Teks lalu menjanjikan "pasangan-pasangan yang suci" di surga, mereduksi relasi manusia menjadi sekadar transaksi imbalan seksual ilahi.

