Bacaan
TopikSeruan Tauhid dan Tantangan Al-Quran (21-24)
وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Dan jika kamu meragukan (Al-Qur`an) yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surah semisal dengannya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.
Logical Fallacy
Circular Reasoning + Begging the Question — Tantangan 'datangkan satu surat semisal' mengandaikan Quran sudah terbukti luar biasa sebagai premis; standar 'semisal' juga ditentukan sepihak oleh sumber yang menantang.
Contradiction
Ayat 23–24 menantang manusia membuat surah semisal Al-Quran sebagai bukti kemukjizatannya. Namun standar 'semisal' tidak didefinisikan secara objektif. Faktanya banyak puisi Arab pra-Islam (Mu'allaqat) dinilai oleh ahli sastra Arab memiliki kualitas sebanding. Tantangan ini tidak dapat diverifikasi secara objektif.

