Bacaan
TopikPembukaan: Keesaan Allah, Kitab Suci, dan Ambiguitas Ayat
مِنْ قَبْلُ هُدًى لِلنَّاسِ وَأَنْزَلَ الْفُرْقَانَ ۗ إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ ذُو انْتِقَامٍ
(3:4) sebelumnya, sebagai petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al-Furqan.110 Sungguh, orang-orang yang ingkar terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh azab yang berat. Allah Mahaperkasa lagi mempunyai balasan (siksa).
Catatan Depag
110) Al-Furqān (Al-Qur`an) ialah Kitab yang membedakan antara yang benar dan yang salah.
Cacat Logika
Ancaman sebagai pengganti bukti (argumentum ad baculum). Sesudah penurunan kitab disebutkan, kalimat berikutnya azab berat bagi yang ingkar. Yang ditambahkan adalah ongkos menolak, bukan alasan bahwa yang ditolak itu benar.
Moral
Azab yang berat dijatuhkan kepada orang yang ingkar terhadap ayat. Yang dihukum penilaian atas sebuah klaim, dan hukumannya berbentuk siksa badan, bukan akibat dari perbuatan yang merugikan orang lain.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

