Ali 'Imran (Keluarga Imran) Ayat 3

Bacaan

TopikPembukaan: Keesaan Allah, Kitab Suci, dan Ambiguitas Ayat

نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنْزَلَ التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ

(3:3) Dia menurunkan Kitab (Al-Qur`an) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya, dan Dia menurunkan Taurat dan Injil,

Kritik

  1. (3:3) Perbedaan rasm (Qira'at) pada teks ini antara bacaan "nazzala" dan "nazala" merubah signifikansi teologis turunnya wahyu, sementara varian bacaan "al-tawrēta" alih-alih "al-tawrāta" menelanjangi ketidakstabilan pengucapan naskah aslinya. (The Qur'an: A Historical-Critical Introduction,)
  2. (3:3) (33) Kesaksian dari Aisyah dan Ubay bin Ka'b mengungkap skandal hilangnya ayat; surah ini dulunya seukuran Surah Al-Baqarah (min. 200 ayat) termasuk "Ayat Rajam", namun kini hanya tersisa 73 ayat, menghancurkan klaim pemeliharaan teks secara sempurna. (The Origins of the Koran)

Cacat Logika

Penalaran melingkar (circular reasoning). Kitab ini disebut membenarkan Taurat dan Injil yang turun sebelumnya. Yang menilai kesesuaian itu adalah kitab yang sedang menilai dirinya sendiri, sehingga tidak ada pihak ketiga yang ikut memeriksanya.

Sains

(3:3): Klaim bahwa Taurat dan Injil diturunkan Allah — tidak ada mekanisme verifikasi historis-tekstual bahwa kitab-kitab tersebut 'turun' secara supranatural.

Kontradiksi

(3:3-4): Al-Quran membenarkan Taurat dan Injil — bertentangan dengan klaim-klaim selanjutnya bahwa Taurat dan Injil telah diubah/dipalsukan (tahrif).