Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun ketika sejumlah orang musyrik yang telah banyak melakukan pembunuhan dan perzinaan bertanya kepada Nabi apakah ada penebusan atau ampunan bagi dosa-dosa besar mereka jika mereka memeluk Islam. Ayat ini juga menjawab kebingungan Wahsyi (pembunuh paman Nabi, Hamzah) yang takut tobatnya bersyarat dan tidak diterima. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun untuk mengonfirmasi jawaban Rasulullah atas pertanyaan‘Abdullàh bin Mas‘ùd tentang dosa yang paling besar di sisi Allah. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikSifat-sifat Hamba Allah yang Sejati (Ayat 63-77)
وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ يَلْقَ أَثَامًا
dan orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barang siapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat,

