Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun ketika para sahabat merasa sangat ketakutan, terbebani, dan merasa celaka oleh ayat sebelumnya (yang menyebutkan bahwa Allah akan memperhitungkan isi hati yang dirahasiakan). Nabi membimbing mereka untuk mengucapkan "Kami dengar dan kami taat", yang kemudian disusul oleh turunnya ayat keringanan (ayat 286). Surah Ali 'Imran 3:12 Ayat ini turun berkenaan dengan orang-orang Yahudi Madinah. Setelah kekalahan kaum musyrik di Perang Badar, mereka awalnya ingin beriman, namun ketika umat Islam kalah di Perang Uhud, mereka menjadi ragu, membatalkan perjanjian damai, dan pergi ke Makkah untuk bersekutu dengan Abu Sufyan. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) 285-286 Ayat ini turun berkenaan dengan beberapa sahabat Nabi yang merasa berat mengamalkan Surah al-Baqarah/2: 284. Tahu akan kondisi para sahabatnya, Nabi meminta mereka untuk selalu menaati segala perintah Allahyang termaktub dalam Al-Qur’an. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikIman Rasul, Permohonan Ampun, dan Penutup Surat (285-286)
آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Qur`an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya." Dan mereka berkata, "Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali."
Contradiction
Ayat 285 menyatakan beriman kepada semua rasul 'kami tidak membeda-bedakan'. Namun Q2:253 justru menyatakan Allah meninggikan derajat sebagian rasul di atas yang lain, dan Q33:40 menyebut Muhammad sebagai 'penutup para nabi' — yang secara hierarkis menempatkan Muhammad di atas yang lain. Kontradiksi antara klaim egalitarianisme rasul (Q2:285) dan faktanya ada hierarki rasul.

