Qurai

Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 22

Bacaan

TopikSeruan Tauhid dan Tantangan Al-Quran (21-24)

الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

(2:22) (Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui.

Cacat Logika

Kesimpulan yang tidak menyusul dari premisnya (non sequitur). Dari bumi sebagai hamparan, langit sebagai atap, dan hujan yang menumbuhkan buah, ditarik larangan mengadakan tandingan bagi Allah. Keteraturan alam tidak dengan sendirinya menunjukkan berapa jumlah penyebabnya.

Sains

Langit disebut bina', bangunan yang didirikan di atas bumi, dan bumi disebut hamparan yang digelar. Gambaran ini sama dengan kosmologi tetangga Al-Qur'an pada abad ketujuh: bumi datar dengan kubah keras di atasnya. Yang ada di atas kita lapisan gas yang menipis sampai habis, bukan atap yang bertumpu pada sesuatu.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria