Bacaan
TopikKeluhan Rasul tentang Kaumnya (Ayat 30-32)
وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ جُمْلَةً وَاحِدَةً ۚ كَذَٰلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِ فُؤَادَكَ ۖ وَرَتَّلْنَاهُ تَرْتِيلًا
(25:32) Dan orang-orang kafir berkata, "Mengapa Al-Qur`an itu tidak diturunkan kepadanya sekaligus?" Demikianlah,578 agar Kami memperteguh hatimu (Muhammad) dengannya dan Kami membacakannya secara tartil³ (berangsur-angsur, perlahan dan benar).
Catatan Depag
*578) Al-Qur`an itu tidak di turunkan sekaligus, tetapi diturunkan secara berangsur-angsur agar hati Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menjadi kuat dan tetap.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun untuk menanggapi anggapan kaum musyrik bahwa pengakuan Rasulullah sebagai utusan Allah adalah bohong adanya karena Al-Qur’an turun kepada beliau secara bertahap, yang mereka anggap sebagai bukti kebencian Allah kepada beliau. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
Kritik
Penentang mempersoalkan kenapa kitab ini tidak diturunkan sekaligus. Pertanyaan itu memakai ukuran yang mereka kenal dari kitab Musa, jadi yang bertanya orang yang tahu bagaimana kitab sebelumnya diceritakan turun, bukan orang yang tidak tahu apa-apa. Crone membaca perdebatan semacam ini sebagai tanda pendengar yang akrab dengan tradisi kitab.
Kontradiksi
Kontra 85:21-22 dan 97:1. Ayat ini menerangkan penurunan berangsur supaya hati Muhammad mantap, sedangkan 85:21-22 menyebut kitab ini tersimpan utuh di Lauh Mahfuz dan 97:1 menyebutnya diturunkan pada satu malam. Utuh sejak awal dan turun sepotong-sepotong menurut keadaan dijawab bersamaan.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

