Bacaan
TopikBantahan terhadap Penolakan Orang Kafir (Ayat 4-10)
وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَٰذَا إِلَّا إِفْكٌ افْتَرَاهُ وَأَعَانَهُ عَلَيْهِ قَوْمٌ آخَرُونَ ۖ فَقَدْ جَاءُوا ظُلْمًا وَزُورًا
Dan orang-orang kafir berkata, "(Al-Qur`an) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh dia (Muhammad), dibantu oleh orang-orang lain." Sungguh, mereka telah berbuat zalim dan dusta yang besar.
Kritik
(25:4) Mengandung murni kesalahan ejaan tata bahasa manusia; kata "ja'u" (mereka melakukan) kehilangan huruf alif pelindung pada akhiran jamak maskulinnya yang seharusnya ditulis "ja'ua". (Criticism of the Quran - Wikipedia)
Logical Fallacy
Circular reasoning - Saat para penentang secara kritis menuduh Al-Quran sebagai dongeng buatan manusia, teks membalas dengan klaim bahwa kitab itu "diturunkan oleh Dzat yang mengetahui rahasia". Ini adalah penalaran melingkar: menggunakan klaim keilahian untuk membuktikan keilahian itu sendiri.

