Bacaan
TopikKeagungan Al-Qur'an dan Kekuasaan Allah (Ayat 1-3)
وَاتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ آلِهَةً لَا يَخْلُقُونَ شَيْئًا وَهُمْ يُخْلَقُونَ وَلَا يَمْلِكُونَ لِأَنْفُسِهِمْ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا يَمْلِكُونَ مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُورًا
Namun mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia (untuk disembah), padahal mereka (tuhan-tuhan itu) tidak menciptakan apa pun, bahkan mereka sendiri diciptakan, dan tidak kuasa untuk (menolak) bahaya terhadap dirinya dan tidak dapat (mendatangkan) manfaat serta tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.
Logical Fallacy
Special pleading - Menerapkan standar ganda. Berhala-berhala diserang keabsahannya dengan logika bahwa "mereka diciptakan", tetapi argumen ini membuat pengecualian tak berdasar bahwa Sang Pencipta tidak perlu tunduk pada hukum penciptaan yang sama.
Contradiction
Kontra S4:48 dan S112:3: Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan; namun S25:3 menyebut orang-orang kafir mengambil tuhan yang 'tidak menciptakan apa pun, bahkan mereka sendiri diciptakan' — argumen ini secara implisit mengakui ada yang menciptakan berhala, lalu siapa? Klaim ini berputar dalam lingkaran logis.

