Bacaan
TopikKeutamaan Sedekah, Cara Berinfak, dan Larangan Menyakiti (261-274)
يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ
Dia memberikan hikmah102) kepada siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat.
Catatan Depag
*102) Hikmah ialah kemampuan untuk memahami rahasia-rahasia syariat agama.
Logical Fallacy
Divine Command Theory Fallacy — 'Allah memberikan hikmah kepada siapa yang dikehendakiNya' menyiratkan kebijaksanaan adalah pemberian ilahi yang arbitrer, bukan hasil upaya manusia; ini berimplikasi pada ketidakadilan distribusi kemampuan intelektual.

