Qurai

Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 245

Bacaan

TopikShalat Wustha, Kisah Bani Israel, dan Semangat Jihad (238-252)

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

(2:245) Barang siapa meminjami92 Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah melipat gandakan ganti kepadanya dalam jumlah yang banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.

Catatan Depag

*92) Maksud meminjami Allah adalah menginfakkan hartanya di jalan Allah.

Kritik

Gagasan memberi harta sebagai pinjaman kepada Allah yang akan dibayar berlipat sudah ada di Amsal 19:17, "siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah memberi pinjaman kepada Tuhan, dan Tuhan akan membalas perbuatannya itu". Bentuk kiasannya sama sampai ke perkara utang dan pembayarannya.

Cacat Logika

Perumpamaan yang mendahului perkaranya. Infak digambarkan sebagai pinjaman kepada Allah yang akan dilipatgandakan. Perumpamaan itu mengandaikan pihak peminjam dan kemampuan membayarnya sudah pasti, padahal justru itu yang sedang dipersoalkan.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria