Bacaan
TopikShalat Wustha, Kisah Bani Israel, dan Semangat Jihad (238-252)
فَإِنْ خِفْتُمْ فَرِجَالًا أَوْ رُكْبَانًا ۖ فَإِذَا أَمِنْتُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَمَا عَلَّمَكُمْ مَا لَمْ تَكُونُوا تَعْلَمُونَ
(2:239) Jika kamu takut (ada bahaya), salatlah sambil berjalan kaki atau berkendaraan. Kemudian apabila telah aman, maka ingatlah Allah (salatlah), sebagaimana Dia telah mengajarkan kepadamu apa yang tidak kamu ketahui.
Cacat Logika
Aturan yang berubah tanpa aturan perubahannya. Salat boleh dikerjakan sambil berjalan atau berkendaraan ketika ada rasa takut. Apa yang membuat sebuah bentuk boleh diubah tidak disebutkan, sehingga batas kelenturannya tidak bisa diketahui.