Bacaan
TopikPenolakan terhadap Anggapan Allah Memiliki Anak (Ayat 88-95)
وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَٰنُ وَلَدًا
Dan mereka berkata, "(Allah) Yang Maha Pengasih mempunyai anak."
Moral Concern
(19:88-91): Menunjukkan intoleransi teologis yang ekstrem dengan mendeklarasikan bahwa langit hampir pecah, bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh hanya karena ada pihak yang meyakini Tuhan memiliki anak (merujuk pada keyakinan Nasrani). Menggambarkan kemarahan destruktif dan kosmik hanya karena perbedaan pandangan teologi menunjukkan nihilnya ruang toleransi keyakinan.

