Bacaan
TopikKebangkitan dan Pengadilan Ilahi (Ayat 66-72)
أَوَلَا يَذْكُرُ الْإِنْسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِنْ قَبْلُ وَلَمْ يَكُ شَيْئًا
Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, padahal (sebelumnya) dia belum berwujud sama sekali?
Logical Fallacy
Argumentum ad ignorantiam - Ayat 67 menggunakan ketidaktahuan manusia tentang proses penciptaan awal sebagai bukti kemungkinan kebangkitan, mengeksploitasi ketidakmampuan membuktikan negatif.
Scientific Error
Klaim bahwa manusia 'belum ada sama sekali' sebelum diciptakan, digunakan sebagai bukti bahwa kebangkitan mungkin — argumen analogis ini secara saintifik tidak valid: nihilitas pra-eksistensi tidak membuktikan kemungkinan re-kreasi pascamati; asal-usul kehidupan dari ketidakadaan berbeda dengan rekonstruksi individu yang telah terurai.

