Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun ketika Nabi Muhammad SAW merasa sangat rindu dan bertanya kepada Malaikat Jibril mengapa ia sudah lama tidak turun membawa wahyu. Jibril menjawab bahwa malaikat hanya turun atas perintah Allah saja. Riwayat lain menyebut kelambatan Jibril karena ada sahabat yang kurang menjaga kebersihan, atau karena keterlambatan jawaban kisah Ashabul Kahfi. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Nabi bertanya kepada Malaikat Jibril mengapa lama sekali ia tidak mendatangi beliau. Ayat ini lantas turun untuk menjawab pertanyaan itu. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikPerbedaan antara Orang Saleh dan Tidak Saleh (Ayat 59-65)
وَمَا نَتَنَزَّلُ إِلَّا بِأَمْرِ رَبِّكَ ۖ لَهُ مَا بَيْنَ أَيْدِينَا وَمَا خَلْفَنَا وَمَا بَيْنَ ذَٰلِكَ ۚ وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيًّا
Dan tidaklah kami (Jibril) turun kecuali atas perintah Tuhanmu. Milik-Nya segala yang ada dihadapan kita, yang ada di belakang kita dan segala yang ada di antara keduanya, dan Tuhanmu tidak lupa.
Contradiction
Kontra klaim respons doa cepat (S2:186, S40:60): S19:64 menyebut Jibril berkata 'kami tidak turun kecuali atas perintah Tuhanmu' sebagai penjelasan keterlambatan wahyu — ini mengakui ada jeda antara permintaan/kebutuhan dan respons ilahi. Bertentangan dengan narasi Allah Maha Cepat dan Dekat.

