Bacaan
TopikHukum Seputar Pernikahan, Talak, dan Hak Perempuan (222-237)
وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
(2:222) Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah, "Itu adalah gangguan (sesuatu yang kotor)." Karena itu jauhilah76 istri pada waktu haid; dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci.77 Apabila mereka telah suci, campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri.
Catatan Depag
*76) Jangan bercampur dengan istri pada waktu haid. 77) Yang dimaksud suci di sini ialah setelah mandi wajib sehabis haid. Adapula yang menafsirkan setelah darah berhenti keluar.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun karena umat Islam bertanya mengenai cara memperlakukan istri yang sedang haid. Hal ini didasari oleh kebiasaan ekstrem kaum Yahudi yang mengusir dan menjauhi wanita haid dari rumah serta enggan makan atau minum bersama mereka. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun sebagai jawaban atas pertanyaan para sahabat tentang kebiasaan kaum Yahudi menjauhi para istri di saat haid. Mereka enggan dekat-dekat dengan para istri, bahkan untuk sekadar makan bersama atau bercengkerama. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
Kritik
Haid disebut adha, gangguan, dan istri harus dijauhi sampai suci. Imamat 15:19-24 menetapkan perempuan haid najis tujuh hari dan menularkan najis ke apa pun yang disentuhnya. Muslim mencatat Anas: orang Yahudi Madinah tidak makan bersama dan tidak serumah dengan perempuan haid, lalu ayat ini turun dan Muhammad berkata lakukan segalanya kecuali nikah. Aturan Imamat dilonggarkan, dan cap kotornya dipertahankan.
Moral
Haid disebut sesuatu yang kotor, dan perempuan yang mengalaminya harus dijauhi sampai suci. Yang diberi cap kotor kerja biasa tubuh perempuan, dan cap itu masuk ke aturan ibadah serta ke pergaulan sehari-hari sampai sekarang.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

