Maryam (Maryam) Ayat 28

Bacaan

TopikKelahiran Ajaib Isa (Yesus) (Ayat 16-34)

يَا أُخْتَ هَارُونَ مَا كَانَ أَبُوكِ امْرَأَ سَوْءٍ وَمَا كَانَتْ أُمُّكِ بَغِيًّا

(19:28) Wahai sauadara perempuan Harun (Maryam)! Ayahmu bukan seorang yang buruk perangai dan ibumu bukan seorang perempuan pezina."

Kritik

Penyebutan Maryam (Ibu Yesus) sebagai "Saudara perempuan Harun" (Ukhta Harun) membongkar cacat historis, kronologis, dan genealogis yang amat absolut. Penulis Al-Qur'an sama sekali tidak tahu sejarah dengan mencampuradukkan Miryam saudara perempuan Harun dan Musa dari era Eksodus (sekitar 1200 SM) dengan Maria ibu Yesus (abad 1 M), mengira keduanya adalah orang yang sama murni karena kesamaan nama depan,,.

Cacat Logika

Temporal inconsistency - Ayat 28 menyebut Maryam sebagai "saudara perempuan Harun" meskipun keduanya hidup dalam periode sejarah yang sangat berbeda, menciptakan anakronisme yang secara logis problematik.

Kontradiksi

Kontradiksi Historis: Ayat ini menyebut Maryam (Ibu Yesus, abad 1 M) sebagai "saudara perempuan Harun" — mengasosiasikannya dengan Miryam saudara Musa dan Harun dari era Eksodus (sekitar 1200 SM); ini adalah anakronisme kronologis dan genealogis yang fatal, menunjukkan ketidaktahuan penulis teks akan sejarah.