Bacaan
TopikHukum Khamr, Judi, Infak, dan Pernikahan dengan Musyrik (219-221)
يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا ۗ وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ
(2:219) Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang khamar75 dan judi. Katakanlah, "Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya." Dan mereka menanyakan kepadamu (tentang) apa yang (harus) mereka infakkan. Katakanlah, "Kelebihan (dari apa yang diperlukan)." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu memikirkan,
Catatan Depag
*75) Segala minuman yang memabukkan.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun karena Umar bin Khattab, Mu'adz bin Jabal, dan beberapa sahabat Anshar meminta kejelasan putusan kepada Nabi mengenai hukum meminum khamar (minuman keras) dan bermain judi yang sangat merusak akal serta menghabiskan harta benda. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini merupakan satu dari beberapa tahap Islam mengharamkan khamar kepada umatnya. Tahap berikutnya adalah Surah an-Nisà’/4: 43; diikuti kemudian oleh Surah al-Mà’idah/5: 90. Sementara itu, paruh keduaayat ini menjelaskan kadar yang diinfakkan dari harta seorang mukmin. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
Kritik
Aturan tentang khamar datang bertahap: di sini disebut ada dosa besar dan ada manfaatnya, di 4:43 dilarang cuma saat salat, baru di 5:90 dilarang sama sekali. Urutan itu mengikuti keadaan masyarakat Madinah yang mengubah kebiasaan sedikit-sedikit, dan hukum yang berjalan bertahap sulit disebut ketetapan yang berlaku sejak awal.
Kontradiksi
Kontra 16:67. Ayat ini menyebut khamar memuat dosa besar, sedangkan 16:67 menyebut dari kurma dan anggur orang membuat minuman memabukkan dan rezeki yang baik, dalam satu deret tanda kekuasaan Allah.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

