Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun mengisahkan kembali peristiwa ketika para pemuka Quraisy meminta berbagai mukjizat mustahil kepada Nabi Muhammad SAW, seperti mengubah gunung menjadi emas dan memancarkan mata air.
TopikKisah Dzulkarnain (Ayat 83-101)
حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ مَطْلِعَ الشَّمْسِ وَجَدَهَا تَطْلُعُ عَلَىٰ قَوْمٍ لَمْ نَجْعَلْ لَهُمْ مِنْ دُونِهَا سِتْرًا
Hingga ketika dia sampai di tempat terbit matahari (sebelah Timur) didapatinya (matahari) bersinar di atas suatu kaum yang tidak Kami buatkan suatu pelindung bagi mereka dari (cahaya matahari)497) itu.
Catatan Depag
*497) Menurut sebagian mufasir, golongan yang ditemui Zulkarnain itu umat yang miskin.
Logical Fallacy
Factual error - Ayat 86 dan 90 menggambarkan Zulkarnain mencapai tempat matahari terbenam dan terbit, menyiratkan bahwa matahari terbenam "di dalam laut yang berlumpur hitam" dan terbit di atas suatu kaum, yang bertentangan dengan fakta astronomi bahwa matahari tidak terbenam atau terbit di lokasi geografis tertentu.
Scientific Error
QS 18:90 menyatakan Dzulkarnain mendapati tempat matahari terbit di mana 'tidak ada tabir pelindung' bagi kaum di sana. Deskripsi ini memperlakukan matahari seolah objek fisik kecil yang 'datang' ke suatu tempat tertentu — konsepsi geosentris yang tidak sesuai dengan heliosentris modern.

