Bacaan
TopikSeruan Masuk Islam Secara Menyeluruh (208-210)
هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا أَنْ يَأْتِيَهُمُ اللَّهُ فِي ظُلَلٍ مِنَ الْغَمَامِ وَالْمَلَائِكَةُ وَقُضِيَ الْأَمْرُ ۚ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ
(2:210) Tidak ada yang mereka tunggu-tunggu kecuali datangnya Allah bersama malaikat dalam naungan awan, sedangkan perkara (mereka) telah diputuskan. Dan kepada Allahlah segala perkara dikembalikan.
Kritik
Naskah Sana'a menulis ayat ini dengan sapaan langsung, tanzuruna dan ya'tiyakum (kalian menunggu, datang kepada kalian), sedangkan mushaf Utsmani memakai bentuk orang ketiga, yanzuruna dan ya'tiyahum. Sasaran ancamannya bergeser dari mereka jadi kalian. (Sadeghi dan Goudarzi, San'a' 1 and the Origins of the Qur'an)
Kontradiksi
Kontra 6:103 dan 42:11. Ayat ini menggambarkan Allah datang bersama malaikat dalam naungan awan, sedangkan 6:103 menyatakan penglihatan tidak bisa menjangkau-Nya dan 42:11 menyatakan tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya. Yang datang di bawah awan menempati ruang dan bergerak di dalamnya.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

