Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun berkenaan dengan Al-Akhnas bin Syuraiq, seorang yang tutur katanya sangat manis dan pandai bersumpah di hadapan Nabi seolah ia muslim yang tulus. Namun, di belakang Nabi, ia menjadi perusak dengan membakar ladang dan membunuh keledai ternak milik umat Islam.
TopikBahaya Orang Munafik yang Pandai Berbicara (204-207)
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُعْجِبُكَ قَوْلُهُ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيُشْهِدُ اللَّهَ عَلَىٰ مَا فِي قَلْبِهِ وَهُوَ أَلَدُّ الْخِصَامِ
Dan di antara manusia ada yang pembicaraannya tentang kehidupan dunia mengagumkan engkau (Muhammad), dan dia bersaksi kepada Allah mengenai isi hatinya, padahal dia adalah penentang yang paling keras.
Logical Fallacy
Mind Reading Fallacy + Ad Hominem — Mengkarakterisasi orang yang 'pandai berbicara' sebagai munafik berbahaya mengandaikan kemampuan retorika identik dengan kemunafikan, tanpa bukti konkret.

