Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun ketika kaum Yahudi memprovokasi Nabi Muhammad SAW untuk pindah ke Syam (Suriah) dengan alasan bahwa Syam adalah tanah para nabi yang sebenarnya. Nabi sempat berniat pindah ke sana saat Perang Tabuk, namun Allah melarangnya. Ayat ini juga terkait niat musyrikin Makkah yang ingin mengusir Nabi.
TopikGodaan Terhadap Nabi Muhammad (Ayat 73-77)
وَإِنْ كَادُوا لَيَسْتَفِزُّونَكَ مِنَ الْأَرْضِ لِيُخْرِجُوكَ مِنْهَا ۖ وَإِذًا لَا يَلْبَثُونَ خِلَافَكَ إِلَّا قَلِيلًا
Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekkah) karena engkau harus keluar dari negeri itu, dan kalau terjadi demikian, niscaya sepeninggalmu mereka tidak akan tinggal (di sana), melainkan sebentar saja.479)
Catatan Depag
*479) Kalau sampai terjadi Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- diusir oleh penduduk Mekkah, niscaya tidak akan lama hidup di dunia, dan Allah akan segera membinasakan mereka. Hijrah Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- ke Madinah bukan karena pengusiran kaum Quraisy, melainkan semata-mata karena perintah Allah.

