Bacaan
TopikKisah Adam dan Janji Iblis (Ayat 61-65)
قَالَ أَرَأَيْتَكَ هَٰذَا الَّذِي كَرَّمْتَ عَلَيَّ لَئِنْ أَخَّرْتَنِ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَأَحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهُ إِلَّا قَلِيلًا
Ia (Iblis) berkata, "Terangkanlah kepadaku, inikah yang lebih Engkau muliakan daripada aku? Sekiranya Engkau memberi waktu kepadaku sampai hari Kiamat, pasti akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil."
Moral Concern
(17:62-64): Menghadirkan Tuhan yang secara aktif membiarkan Iblis menyesatkan manusia, memberinya izin penuh untuk menggunakan suara memukau, mengerahkan pasukan, dan memberikan janji palsu demi menyeret manusia ke neraka. Memfasilitasi entitas jahat untuk menyiksa manusia secara psikologis adalah kelalaian moral yang disengaja sebagai bentuk permainan kosmis.

