Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun ketika Abu Jahal mengejek ancaman Al-Qur'an tentang Pohon Zaqqum di neraka. Ia dengan sombong mengklaim bahwa Zaqqum hanyalah hidangan daging dan kaldu lezat yang akan mereka lahap bersama-sama.
TopikKehancuran Kota dan Tanda-tanda Kekuasaan (Ayat 58-60)
وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِ ۚ وَمَا جَعَلْنَا الرُّؤْيَا الَّتِي أَرَيْنَاكَ إِلَّا فِتْنَةً لِلنَّاسِ وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُونَةَ فِي الْقُرْآنِ ۚ وَنُخَوِّفُهُمْ فَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا طُغْيَانًا كَبِيرًا
Dan (ingatlah) ketika Kami wahyukan kepadamu, "Sungguh, (ilmu) Tuhanmu meliputi seluruh manusia." Dan Kami tidak menjadikan mimpi478) yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon yang terkutuk (zaqqūm) dalam Al-Qur`an. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka.
Catatan Depag
*478) Mimpi adalah terjemah dari kata Ar-Ru`ya dalam ayat ini maksudnya ialah mimpi tentang Perang Badar yang dialami Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sebelum peristiwa Perang Badar itu terjadi. Banyak pula mufasir menerjemahkan kata Ar-Ru`ya tersebut dengan penglihatan yang maksudnya, penglihatan yang dialami Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pada waktu malam Isra` dan Mi'raj.
Contradiction
QS 17:60 menyebut 'pohon terkutuk dalam Al-Quran' yang ditafsirkan sebagai pohon Zaqqum. Namun QS 17:60 juga menyebut ini sebagai 'fitnah bagi manusia'. QS 37:62-66 mendeskripsikan Zaqqum sebagai pohon di dasar neraka yang buahnya dimakan penghuni neraka. QS 44:43-46 juga mendeskripsikannya. Tapi QS 56:52 menyebut 'pohon zaqqum' dalam konteks yang sedikit berbeda — deskripsi konsisten tapi konteks pemanfaatannya berbeda-beda.

