Bacaan
TopikKehancuran Kota dan Tanda-tanda Kekuasaan (Ayat 58-60)
وَمَا مَنَعَنَا أَنْ نُرْسِلَ بِالْآيَاتِ إِلَّا أَنْ كَذَّبَ بِهَا الْأَوَّلُونَ ۚ وَآتَيْنَا ثَمُودَ النَّاقَةَ مُبْصِرَةً فَظَلَمُوا بِهَا ۚ وَمَا نُرْسِلُ بِالْآيَاتِ إِلَّا تَخْوِيفًا
(17:59) Dan tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasaan Kami), melainkan karena (tanda-tanda) itu telah didustakan oleh orang terdahulu. Dan telah Kami berikan kepada kaum Samud unta betina (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya (unta betina itu). Dan Kami tidak mengirimkan tanda-tanda itu melainkan untuk menakut-nakuti.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun menanggapi permintaan kaum Makkah agar Bukit Shafa diubah menjadi emas dan gunung-gunung disingkirkan. Allah memberi tahu Nabi bahwa jika permintaan itu dikabulkan namun mereka tetap kafir, mereka akan dimusnahkan. Nabi akhirnya memilih agar Allah menangguhkannya demi harapan kelak ada keturunan mereka yang beriman. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun sebagai tanggapan atas permintaan kaum kafir Mekah kepada Rasulullah untuk mengubah Bukit Safa menjadi emas dan menyingkirkan gunung-gunung agar mereka dapat bercocok tanam. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
Cacat Logika
Alasan yang dipakai sekali saja (special pleading). Tidak diturunkannya tanda diterangkan dengan alasan umat terdahulu sudah mendustakan tanda. Orang yang sekarang diminta percaya tanpa tanda karena kelakuan orang lain di masa lalu.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

