Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun menanggapi permintaan kaum Makkah agar Bukit Shafa diubah menjadi emas dan gunung-gunung disingkirkan. Allah memberi tahu Nabi bahwa jika permintaan itu dikabulkan namun mereka tetap kafir, mereka akan dimusnahkan. Nabi akhirnya memilih agar Allah menangguhkannya demi harapan kelak ada keturunan mereka yang beriman. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun sebagai tanggapan atas permintaan kaum kafir Mekah kepada Rasulullah untuk mengubah Bukit Safa menjadi emas dan menyingkirkan gunung-gunung agar mereka dapat bercocok tanam. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikKehancuran Kota dan Tanda-tanda Kekuasaan (Ayat 58-60)
وَمَا مَنَعَنَا أَنْ نُرْسِلَ بِالْآيَاتِ إِلَّا أَنْ كَذَّبَ بِهَا الْأَوَّلُونَ ۚ وَآتَيْنَا ثَمُودَ النَّاقَةَ مُبْصِرَةً فَظَلَمُوا بِهَا ۚ وَمَا نُرْسِلُ بِالْآيَاتِ إِلَّا تَخْوِيفًا
Dan tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasaan Kami), melainkan karena (tanda-tanda) itu telah didustakan oleh orang terdahulu. Dan telah Kami berikan kepada kaum Samud unta betina (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya (unta betina itu). Dan Kami tidak mengirimkan tanda-tanda itu melainkan untuk menakut-nakuti.
Logical Fallacy
Special Pleading – 'Tidak ada yang menghalangi Kami mengirim tanda kecuali orang-orang terdahulu mendustakannya' adalah pembenaran atas ketiadaan mukjizat baru dengan merujuk pada kelakuan generasi lama. Ini adalah special pleading: standar bukti yang diminta tidak perlu dipenuhi karena 'pengalaman historis'.

