Al-Isra' (Perjalanan Malam) Ayat 45

Bacaan

TopikPenghalang Antara Mukmin dan Kafir (Ayat 45-48)

وَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ حِجَابًا مَسْتُورًا

(17:45) Dan apabila engkau (Muhammad) membaca Al-Qur`an, Kami adakan suatu dinding yang tidak terlihat antara engkau dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat,

Cacat Logika

Circular reasoning (Penalaran melingkar) - Ayat 45-46 mengklaim bahwa orang tidak beriman tidak dapat memahami Al-Qur'an karena Allah menjadikan hati mereka tertutup, namun ketidakmampuan memahami juga menjadi alasan ketidakberiman mereka.

Moral

(17:45-46): Mengakui secara eksplisit bahwa Tuhan sendiri yang sengaja memasang dinding penghalang, menutup hati, dan menyumbat telinga orang-orang yang tidak beriman agar mereka tidak bisa memahami Al-Quran. Ini adalah sabotase kehendak bebas, di mana Tuhan mematikan nalar ciptaan-Nya namun kelak menghukum mereka atas ketidakmampuan tersebut.

Kontradiksi

QS 17:45-46 menyatakan Allah menjadikan 'hijab' (tabir) antara Muhammad dan orang yang tidak beriman sehingga mereka tidak memahami Al-Quran. QS 17:9 menyatakan Al-Quran memberi petunjuk ke jalan yang paling lurus. Kontradiksi: Al-Quran adalah petunjuk, tapi Allah sendiri yang menutup pemahaman orang tertentu terhadapnya.