Qurai

Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 200

Bacaan

TopikKetentuan Pelaksanaan Haji dan Umrah (196-203)

فَإِذَا قَضَيْتُمْ مَنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا ۗ فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ

(2:200) Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka berzikirlah kepada Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut nenek moyang kamu,72 bahkan berzikirlah lebih dari itu. Maka di antara manusia ada orang berdoa, "Ya Tuhan Kami, berilah kami (kebaikan) di dunia," dan di akhirat dia tidak memperoleh bagian apa pun.

Catatan Depag

*72) Kebiasaan orang-orang Arab Jahiliah setelah menunaikan haji mengagungkan kebesaran nenek moyangnya. Setelah ayat ini diturunkan, kebiasaan tersebut diganti dengan zikir kepada Allah.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun menanggapi kebiasaan orang-orang Arab Jahiliyah yang sering berkumpul setelah ibadah haji untuk menyombongkan kehebatan nasab dan nenek moyang mereka. Allah menyuruh agar ajang kebanggaan itu diganti dengan memperbanyak zikir. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun untuk menegur masyarakat Arab kala itu yang selalu berkumpul usai berhaji untuk sekadar membangga-banggakan leluhur mereka. Allah menegaskan bahwa yang mestinya mereka lakukan adalah memperbanyak zikir kepada Allah. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria