Bacaan
TopikKehidupan Dunia Dan Akhirat (Ayat 18-21)
مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلَاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا
(17:18) Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di (dunia) ini apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki. Kemudian Kami sediakan baginya (di akhirat) neraka Jahanam; dia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.
Logical Fallacy
Appeal to consequences (Seruan pada konsekuensi) - Ayat 18-19 menggunakan konsekuensi (neraka atau pahala) sebagai argumen untuk menentukan nilai kebenaran pilihan hidup, bukan berdasarkan kebenaran intrinsik.

