Bacaan
TopikTanda-tanda Kekuasaan Allah (Ayat 12-15)
مَنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبْعَثَ رَسُولًا
(17:15) Barang siapa berbuat sesuai dengan petunjuk (Allah), maka sesungguhnya itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barang siapa tersesat maka sesungguhnya (kerugian) itu bagi dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, tetapi Kami tidak akan menyiksa sebelum Kami mengutus seorang rasul.
Cacat Logika
Aturan yang menutup semua hasil. Ayat 15 menutup dengan pernyataan bahwa Allah tidak menyiksa sebelum mengutus seorang rasul. Tiap kaum yang binasa di dalam kitab ini disebut sudah didatangi rasul, dan keterangan itu cuma tersedia di kitab yang sama, jadi tidak ada kejadian yang bisa menunjukkan aturannya dilanggar.
Kontradiksi
Kontra 16:25 dan 29:13. Ayat ini menyatakan tidak seorang pun menanggung dosa orang lain, sedangkan dua ayat itu menyebut penyeru kesesatan ikut memikul dosa orang yang disesatkannya. Blok ayat 4 sampai 8 di surat yang sama juga menghukum satu kaum lintas generasi.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

