Bacaan
TopikTanda-tanda Kekuasaan Allah (Ayat 12-15)
وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ آيَتَيْنِ ۖ فَمَحَوْنَا آيَةَ اللَّيْلِ وَجَعَلْنَا آيَةَ النَّهَارِ مُبْصِرَةً لِتَبْتَغُوا فَضْلًا مِنْ رَبِّكُمْ وَلِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ فَصَّلْنَاهُ تَفْصِيلًا
Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran Kami), kemudian Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang benderang, agar kamu (dapat) mencari karunia dari Tuhanmu, dan agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.
Scientific Error
QS 17:12 menyatakan Allah menjadikan malam dan siang sebagai 'dua tanda', menghapus 'tanda malam' dan menjadikan 'tanda siang terang benderang'. Malam dan siang adalah konsekuensi rotasi bumi terhadap matahari — bukan dua entitas terpisah dengan 'tanda' berbeda yang diciptakan purposif.
Contradiction
Kontradiksi Kejelasan Al-Quran: Ayat ini menyatakan "segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas" — bertentangan dengan 3:7 yang mengakui adanya ayat mutasyabihat (yang hanya Allah mengetahui maknanya) dan 67:3 yang menyatakan tidak ada inkonsistensi kecuali mata yang buta.

