Bacaan
TopikPerintah Berperang di Jalan Allah dan Batasannya (190-195)
وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
(2:190) Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun menjelang pelaksanaan ibadah Umrah Pengganti pasca-Perjanjian Hudaibiyah. Umat Islam merasa khawatir dan takut untuk berperang di Tanah Haram pada Bulan Haram jika kaum Quraisy berkhianat, sehingga Allah mengizinkan mereka untuk membela diri jika diserang lebih dulu.
Kontradiksi
Kontra 9:5 dan 9:29. Ayat ini membatasi perang cuma kepada orang yang memerangi lebih dulu dan melarang melampaui batas, sedangkan 9:5 memerintahkan membunuh orang musyrik di mana saja dijumpai dan 9:29 memerintahkan memerangi Ahli Kitab sampai mereka membayar jizyah. Batas di sini hilang di sana.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

